Sarjana itu siapa sih?

Sebagai seorang sarjana adalah impian, kadang  menjadi gelar yang di tujuankan oleh mahasiswa dan banyak di anggap model awal baik untuk masuk dunia kerja. Berbekal ijazah dan foto ketika memegang toga menjadi alasan banyak yang berjuang mati-matian di depan laptop membuat tugas, dan debat depan kelas,  hidup di dunia kampus  selama 4/6 tahun fungsinya buat apa?  Kok sarjana banyak di kambinghitamkan sebagai produk pengangguran? Jadi gini, setelah menjadi sarjana, jangan hanya tertipu oleh kepandaian yang semu, yaitu pandai tapi tidak berdaya lalu ujung-ujungnya mengaggur dan miskin, itu kata pak edi susanto, hehe.

Menjadi sarjana lulusan terbaik, Mmm COMLAUDE nggak bakal menjamin kita kerja baik enak dan gaji setumpuk gunung , mari manfaatkan keringat, tenaga, kesehatan, uang dan nyawa  😀 selama di bangku kuliah bukan hanya untuk menjadi serjana yang di tertawakan karena tak bekerja.

Apalagi ZAMAN NOW, wih milenial ya hehe

Persaingan merebut kursi dan kepercayaan tak mudah lagi, apalagi berebekal orang dalam, oh jangan.  OTAK maksudnya Knowledge  jadikan untuk berpikir bukan sekedar di banggakan yang selsai hari wisuda blank dan tong kosong. Ingatt! Manusia yang terhormat bukan hanya terlihat dari otaknya saja tapi etittudenya pula.

Mari berbenah kawan, jadikan masa sibuk di kampus tak sia-sia dan tak ada hasil nyata. Mari berkarya dan tingkatkan ETIKA!

BY : Ulfa Nurhakikah ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *